MANGUPURA – Implementasi kerja sama strategis antara Program Studi Sistem Informasi Universitas Dhyana Pura (UNDHIRA) dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung resmi memasuki fase aksi nyata. Pada Selasa (10/03/2026), lima mahasiswa peserta program “Magang Berdampak” mulai terjun langsung memberikan solusi teknologi informasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik digital di Kabupaten Badung.
Kegiatan ini merupakan perwujudan dari visi program studi untuk menjadi teladan dalam Transformasi Digital dan Tata Kelola TI yang berlandaskan semangat APIK (Adaptif, Profesional, Inovatif, dan Kreatif).

 

 

Aksi Nyata Mahasiswa di Lapangan
Dalam laporan perkembangan hari ini, tim mahasiswa yang terdiri dari Evania Bita Poety, Ni Putu Ayu Nia Darmayanti, Candra Elkana Samenel, Kadek Dwi Setya Ari, dan Ketson Hanggar Kanjangar melaporkan sejumlah capaian krusial dalam upaya modernisasi sistem perizinan. Sesuai dengan tujuan skema Magang Berdampak—yakni menyelesaikan persoalan nyata di lapangan melalui solusi TI—mahasiswa telah menyelesaikan tahap analisis masalah awal. Sebagai tindak lanjut, tim mendapatkan tugas strategis dari pihak DPMPTSP (Bapak Puja) untuk melakukan redesign UI/UX website instansi. Proyek redesign ini ditargetkan rampung dalam waktu dua minggu dengan fokus utama meningkatkan pengalaman pengguna (user experience) bagi masyarakat dan investor.
Pendekatan Humanis dan Berbasis Data
Tidak hanya berkutat pada aspek teknis, para mahasiswa juga menerapkan karakter Kepemimpinan Melayani dan Wawasan Global melalui observasi langsung ke masyarakat secara offline. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain:
Melakukan koordinasi dengan bagian admin mengenai sejarah sosialisasi aplikasi yang telah dilakukan sebelumnya.
Menyusun rencana pembuatan kuesioner online untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna terhadap website perizinan usaha DPMPTSP.
Sinergi untuk Pembangunan Daerah.

Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Badung. Bagi mahasiswa, pengalaman ini menjadi sarana experiential learning untuk mengasah keterampilan hard skill maupun soft skill sebelum terjun ke dunia industri internasional.
Program magang ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga Mei 2026, di mana setiap perkembangan inovasi akan terekam secara sistematis dalam sistem monitoring digital universitas.